Jumat, 18 Maret 2016

softskills bahasa inggris bisnis 2



1.      Kalimat yang mengandung subject, verb, complement dan modifier :

·        Subjek adalah bagian dari kalimat dalam kaliamt aktif, Subjek adalah orang atau benda yang melakukan tindakan, dan subjek biasanya mendahului kata kerja.
·        Verb adalah Predikat mengikuti subjek, pada umumnya menunjukkan suatu tindakan.
·        Complement adalah Sebuah kata pelengkap melengkapi kata kerja. Hal ini mirip dengan subjek karena biasanya berupa kata benda, Namun, kata pelengkap pada umumnya mengikuti verba dalam kalimat aktif.
·        Modifier adalah Kata keterangan menerangkan  waktu, tempat atau cara tindakan.

Example :
Ø  Sari and Anto ate a burger last night. (Sari dan Anto makan burger tadi malam)

Keterangan :
Sari and Anto = Subjek, Ate= Verb, Burger = Complement, Last night = Modifier.
Ø  Yoga Should have bought gasoline yesterday (Yoga Harus membeli bensin kemarin ).
Keterangan :
Yoga = Subjek, Should have bought = Verb, Gasoline = Complement, Yesterday = Modifier
Ø  We studied grammar last week ( Kami mempelajari tata bahasa pekan lalu )
Keterangan :
We = Subjek, Studied = Verb, Grammar = Complement, Last week = Modifier
2.      Kalimat tenses,  present, future dan past
Ø  Present Tense
  • Simple Present Tense ( Tenses ini digunakan untuk menunjukkan sesuatu yang tetap, kebiasaan atau kebenaran esensial yang terjadi dimasa sekarang ).
RUMUS
(+) Subject (S) (I, You, They, We ) + Verb 1
Subject (S) (He, She, It) + Verb 1 (s/es)
(-) Subject (S)  (I, You, They, We ) + do + not + Verb 1
Subject (S) (He, She, It) + Does + not + Verb 1
(?) Do + Subject (S) (I, You, They, We ) + Verb 1?
Does + Subject (S) (He, She, It) + Verb 1?
Contoh:
(+) He studies English everynight.
(-)  He does not study English everynight.
(?) Does he study English everynight?
  • Present Continous Tense (Tenses ini digunakan untuk menyatakan suatu tindakan yang benar-benar sedang dilakukan saat ini atau sedang berlangsung)
RUMUS
(+) Subject (S) (I, You, They, We ) + to be (am/are) + Verb 1-ing
Subject (S) (He, She, It) + to be (is) + Verb 1-ing
(-)  Subject (S)  (I, You, They, We ) + to be (am/are) + not + Verb 1-ing
Subject (S) (He, She, It) + to be (is) + not + Verb 1-ing
(?) To be (am/are) + Subject (S) (I, You, They, We ) + Verb 1-ing
To be (is) + Subject (S) (He, She, It) + Verb 1-ing ?
Contoh:
(+) She is eating a cake
(-)  She is not eating a cake
(?) Is she eating a cake?
  • Present Perfect Continuous Tense (digunakan untuk menunjukkan bahwa sesuatu yang dimulai di masa lalu dan terus dilakukan sampai sekarang)
RUMUS
(+) Subject (S)  (I, You, They, We ) + have + been + Verb-ing
Subject (S)  (He, She, It) + has + been + Verb-ing
(-)  Subject (S)  (I, You, They, We ) + have + not + been + Verb-ing
Subject (S)  (He, She, It) + has + not + been + Verb-ing
(?)  Have + Subject (S) (I, You, They, We ) + been + Verb-ing?Has + Subject (S) (He, She, It) + been + Verb-ing?
Contoh:
(+) Sean have been sleeping for 3 hours
(-)  Sean have not been sleeping for 3 hours
(?) Have Sean been sleeping for 3 hours?

Ø  PAST TENSE

·        Simple Past digunakan untuk menyatan fakta atau kejadian yang terjadi di masa lampau. Masa lampau bisa berarti 5 menit yang lalu, sejam yang lalu, sehari yang lalu, dst. Kata kerja yang digunakan adalah kata kerja bentuk kedua, bisa berupa regular verbs atau irregular verbs.

RUMUS
(+) Subject (S)    (I, You, They, We, He, She, It ) + Verb 2

(-)  Subject (S)    (I, You, They, We, He, She, It )  + did + not + Verb 1

(?)  Did + Subject (S) (I, You, They, We, He, She, It ) + Verb 1?

Contoh:
(+) They played basketball lastnight.

(-) They did not play basketball lastnight.

(?) Did they play basketball lastnight?

·        Past Continuous Tense digunakan untuk menyatakan ketika kita berada di tengah-tengah kejadian atau melakukan sesuatu pada saat tertentu di masa lalu.
RUMUS
(+) Subject (S)   (You, They, We ) + to be (were) + Verb 1-ing
Subject (S)    (I, He, She, It) + to be (was) + Verb 1-ing
(-) Subject (S)    (You, They, We ) + to be (were) + not + Verb 1-ing
Subject (S)    (I, He, She, It) + to be (was) + not + Verb 1-ing
(?) To be (were) + Subject (S) (You, They, We ) + Verb 1-ing ?
To be (was) + Subject (S) (I,He, She, It) + Verb 1-ing ?
Contoh:
(+) Chef Billy was cooking a fried rice.
(-) Chef Billy was not cooking a fried rice.
(?) Was Chef Billy cooking a f ried rice?
·        Past Perfect menyatakan ide bahwa sesuatu yang terjadi sebelum tindakan lain di masa lalu terjadi . Hal ini juga dapat menunjukkan bahwa sesuatu terjadi sebelum waktu tertentu di masa lalu.
RUMUS
(+) Subject (S)    (I, You, They, We, He, She, It)+ had + Verb 3
(-)  Subject (S)    (I, You, They, We, He, She, It) + had + not + Verb 3
(?) Had + Subject (S) (I, You, They, We, He, She, It) + Verb 3?
Contoh:
(+) We had arrived at the school.

(-) We had not arrived at the school
(?) Had we arrived at the school?
·        Present Perfect Continuous Tense digunakan untuk menunjukkan bahwa sesuatu yang dimulai di masa lalu dan terus sampai waktu lain di masa lalu.
RUMUS
(+) Subject (S) (I, You, They, We, He, She, It) + had + been + Verb-ing
(-) Subject (S) (I, You, They, We, He, She, It) + had + not + been + Verb-ing
(?) Had + Subject (S) (I, You, They, We, He, She, It) + been + Verb-ing?
Contoh:
(+) Lea and Bob had been working together since 1990.
(-) Lea and Bob had not been working together since 1990.
(?) Had Lea and Bob been working together since 1990?
Ø  Future Tense (Waktu yang Akan Datang)
  • Simple Future Tense digunakan untuk menyatakan perbuatan yang akan terjadi di masa yang akan datang.
Rumus :
(+) S + Will/Shall + V1 + O + ANA
(-) S + Will/Shall + not + V1 + O + ANA
(?) Will/Shall + S + V1 + O + ANA
(+) I will make a cake tomorrow.
(-) I will not make a cake tomorrow.
(?) Will you make a cake tomorrow?
  • Future Continuous Tense adalah bentuk waktu yang digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa yang akan sedang berlangsung atau akan sedang dilakukan di waktu tertentu di masa yang akan datang.
Rumus :
(+) S + will/shall + be + V-ing + O
(-) S + will/shall + not + be + V-ing + O
(?) Will/Shall + S + be + V-ing + O?
(+) I will be studying grammar speaking at 08.00 am in ELFAST.
(-) I will not be studying grammar speaking at 08.00 am in ELFAST.
(?) Will you be studying grammar speaking at 08.00 am in ELFAST?
  • Future Perfect Tense tenses yang digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa yang akan telah terjadi atau akan telah selesai dilakukan diwaktu tertentu di masa yang akan datang.
Rumus :
(+) S + Will/Shall + Have + V3 + O + ANA
(-) S + will/shall + not + have + V3 + O + ANA
(?) Will/Shall + S + have + V3 + O + ANA
(+) We shall have arrived in School at 10.00 o’clock.
(-) We shall not have arrived in School at 10.00 o’clock.
(?) Shall we have arrived in School at 10.00 o’clock
  • Future Perfect Continuous Tense adalah tenses yang digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa yang akan telah sedang berlangsung di waktu yang akan datang dimasa lampau.
Rumus :
(+) S + Will/Shall + Have + Been + V-ing + O + ANA
(-) S + will/shall + not + have + been + V-ing + O + ANA
(?) Will/Shall + S + have + been + V-ing + O + ANA ?
(+) She will have been studying for a while when you come here.
(-) She will not have been studying for a while when you come here.
(?) Will she have been studying for a while when you come here?
Ø  Past Future (Akan datang di waktu lampau)
  • Simple Past Future Tense digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa yang terjadi atau dilakukan secara berulang-ulang atau sudah menjadi kebiasaan di masa lampau, penggunaan kata “would” dalam kalimat biasanya menunjukkan bahwa pembicara ingin sesuatu itu terjadi di masa depan, yang mungkin atau tidak mungkin menjadi kenyataan.
Rumus :
(+) S + Would/Should + V1 + O + ANA
(-) S + Would/Should + Not + V1 + O + ANA
(?) Would/Should + S + V1 + O + ANA
(+) They will go home soon.
(-) They will not go home soon.
(?) Would they go home soon?
Rumus :
(+) S + Would/Should + Be + V-ing + O + ANA
(-) S + Would/Should + Not + Be + V-ing + O + ANA
(?) Would/Should + S + Be + V-ing + O + ANA
(+) My mother would be cooking vegetables at this hour yesterday morning.
(-) My mother would not be cooking vegetables at this hour yesterday morning.
(?) Would my mother be cooking vegetables at this hour yesterday morning?
  • Past Future Perfect Tense digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang akan sudah selesai pada waktu lampau atau menyatakan   pengandaian yang tidak mungkin terjadi karena syaratnya sudah pasti tidak akan terpenuhi.
Rumus :
(+) S + Would/Should + Have + V3 + O + ANA
(-) S + Would/Should+ Not + Have + V3 + O + ANA
(?) Would/Should + S + Have + V3 + O + ANA
(+) She would have come here if she had called him.
(-) She wouldn’t have come here if she had not called him.
(?) would she have come here if she had called him ?
·        Past Future Perfect Continuous Tense digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau peristiwa yang akan sedang berlangsung.
Rumus :
(+) S + Would/Should + Have + Been + V-ing + O + ANA
(-) S + Would/Should + Not + Have + Been + V-ing + O + ANA
(?) Would/Should + S + Have + Been + V-ing + O + ANA
(+) My boyfriend would have been giving flower at this hour yesterday morning.
(-) My boyfriend would not have been giving flower at this hour yesterday morning.
(?) Would your boyfriend have been giving flower at this hour yesterday morning?

3.      Subject and verb agreement
  • Hal yang penting dikarenakan berhubungan dengan penyusunan sebuah kalimat dan pengungkapan. Dua atau lebih subjek yang dihubungkan oleh “and” berarti berbentuk plural. Kecuali untuk subjek “every” dan “each.” Jika terdapat kalimat yang subject-nya memakai Each / Every, maka verb yang digunakan adalah verb singular.
Ø  either” dan “neither” memiliki fungsi yang sama seperti kata “too” dan “so” pada klausa kedua (second clause) dalam kalimat positif (affirmative sentence/ agreement). Kata “Either”dan “neither” ini digunakan untuk mengindikasikan kalimat negative (negative sentence/ agreement). Aturan yang sama juga berlaku untuk penggunaan “to be”, “auxiliary verb” (kata kerja bantu), dan “verb” (kata kerja).
Either
  1. I didn’t go to the mosque yesterday, and Ali didn’t either.
  2. We can’t study in the library, and he can’t either
  3. You didn’t pay the taxes, and they didn’t either
Neither
  1. I didn’t go to the mosque yesterday, and neither did Ali
  2. He doesn’t know the answer, and neither does she.
  3. He manager isn’t too happy with the project, and neither is his assistant.

Ø  Gerund adalah kata kerja (Verb) yang digunakan tetapi fungsinya berubah sebagai kata benda (Noun). atau dapat juga dikatakan bahwa gerund adalah kata kerja yang dibendakan (Verbal Noun). Bentuk dari Gerund adalah: VERB 1 + ING
  1. Swimming is good service.
  2. Studying needs time and patience.
  3. My favorite activity is reading.

Minggu, 03 Januari 2016

contoh kasus



OREO

Dijilat,diputer,lalu dicelupin. Itulah sepenggalan kata yang selalu masyarakat dengar dari salah satu perusahaan biskuit ternama, Kraft Indonesia, Oreo, sekitar dua tahun yang lampau
Brand image dengan yel-yel yang mudah dicerna seperti kasus di atas, sangat melekat kepada anak-anak. Segmentasi PT.Nabisco pun tepat dalam mengeluarkan produk biskiut coklat berlapiskan susu ini, yaitu anak-anak. Ada pepatah mengatakan “tak ada satu pun orangtua yang tidak menyayangi anaknya”. Ini merupakan ungkapan yang tepat bagi orangtua yang mempunyai anak-anak terlebih anak yang masih berusia kecil. Kekhawatiran orangtua ini, menjadi membludak sebab diisukannya biskuit oreo, yang merupakan biskuit favorit anak-anak, mengandung bahan melamin. Hal ini cukup berlangsung lama di dunia perbisnisan, sehingga tingkat penjualan menurun drastis. BPOM dan dinas kesehatan mengatakan bahwa oreo produksi luar negri mengandung melamin dan tidak layak untuk dikonsumsi karna berbahaya bagi kesehatan maka harus ditarik dari peredarannya. Pembersihan nama oreo pun sebagai biskuit berbahaya cukup menguras tenaga bagi public relation PT. Nabisco.
Kutipan BPOM, “Yang ditarik BPOM hanya produk yang berasal dari luar negeri dan bukan produksi dalam negeri. Untuk membedakannya lihat kode di kemasan produk tersebut.Kode MD = produksi dalam negeri,aman dikonsumsi.Sedangkan ML = produksi luar negeri.”
Gonjang-ganjing susu yang mengandung melamin akhirnya merembet juga ke Indonesia.
BPOM telah mengeluarkan pelarangan terhadap peredaran 28 produk yang dicurigai menggunakan bahan baku susu bermelamin dari Cina,diantaranya yang akrab di telinga kita antara lain : Oreo sandwich cokelat/wafer stick dan M & M’s.

ANALISIS :

Dalam perusahaan modern, tanggung jawab atas tindakan perusahaan sering didistribusikan kepada sejumlah pihak yang bekerja sama. Tindakan perusahaan biasanya terdiri atas tindakan atau kelalaian orang-orang berbeda yang bekerja sama sehingga tindakan atau kelalaian mereka bersama-sama menghasilkan tindakan perusahaan.
Kita mengetahui bahwa Etika bisnis merupakan studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan, institusi, dan perilaku bisnis. Etika bisnis merupakan studi standar formal dan bagaimana standar itu diterapkan ke dalam system dan organisasi yang digunakan masyarakat modern untuk memproduksi dan mendistribusikan barang dan jasa dan diterapkan kepada orang-orang yang ada di dalam organisasi.
Dari kasus diatas terlihat bahwa perusahaan melakukan pelanggaran etika bisnis terhadap prinsip kejujuran perusahaan besar pun berani untuk mengambil tindakan kecurangan untuk menekan biaya produksi produk. Mereka hanya untuk mendapatkan laba yang besar dan ongkos produksi yang minimal. Mengenyampingkan aspek kesehatan konsumen dan membiarkan penggunaan zat berbahaya dalam produknya . dalam kasus Oreo sengaja menambahkan zat melamin padahal bila dilihat dari segi kesehatan manusia, zat tersebut dapat menimbulkan kanker hati dan lambung.